Thursday, December 24, 2015

Kemenangan Tak Terlupakan LKBBT di Balaikota Bogor

Pengalaman Mengikuti Kegiatan Pramuka pertama ditulis oleh Muhammad Fahmi Ramadhani, Pramuka Penggalang di SMP Negeri 7 Bogor. Lewat tulisan berjudul "Kemenangan Tak Terlupakan LKBBT di Balaikota Bogor", Muhammad Fahmi Ramadhani membagikan pengalamannya bersama teman-teman saat mengikuti Lomba Ketangkasan BarisBerbaris Tongkat (LKBBT) se Kwarcab Kota Bogor Tahun 2014. Bagaimana pengalaman para 'Pramuka 7' dalam meraih kemenangan yang tidak terlupakan tersebut, mari kita simak.

Tanggal 30 Maret 2014, kami melakasanakan lomba LKBBT (Lomba Ketangkasan Baris Berbaris Tongkat) di Balaikota Bogor. Lomba ini adalah ajang unjuk bakat untuk pangkalan SMP Pramuka di Kota Bogor, lomba ini merupakan lomba tahunan yang selalu digelar oleh Kwarcab Kota Bogor. Kami adalah juara bertahan LKBBT Kwarcab Kota Bogor tahun 2013, tahun ini kami ingin mempertahankan juara 1 yang diemban kepada kami.

Kami sudah melakukan latihan yang cukup lama untuk tampilan selama 15 menit, latihan yang saya dan teman-teman yang saya alami cukup disiplin, dan latihan fisik yang cukup melelahkan. Akhirnya hasil latihan kami, kami tampilkan dalam LKBBT Kwarcab Kota Bogor 2014 di Balaikota Bogor. Kami pergi ke Balaikota dengan berjalan kaki, karena sekolah kami dekat dengan gedung Balaikota Bogor. Setelah sampai beberapa menit, kami melaksanakan upacara pembukaan. Saat upacara pembukaan hati saya sungguh berdebar-debar karena tidak sabar untuk menampilkan hasil latihan pasukan kami yang kurang dari 1 bulan itu.

LKBBT di Balaikota Bogor

LKBBT di Balaikota Bogor


Setelah upacara pembukaan selesai kami pun langsung pergi ke tempat kami istirahat, kami biasa menyebutnya Base Camp 7, yaitu gedung teater di samping gedung Balaikota. Tempat kami di lantai 3 gedung tersebut. Setelah kami sampai di Base Camp 7 kami melakukan evaluasi terakhir sebelum penampilan terakhir. Saat itu saya dan teman-teman saya diberi motivasi agar tetap semangat dalam menjalankan lomba ini, karena lomba ini adalah lomba yang bisa untuk Jalur Prestasi melanjutkan ke SMA. Saat evaluasi tersebut kami juga melakukan latihan terakhir hanya untuk memantapkan ingatan kami formasi dan penguasaan lapangan yang diberikan oleh alumni pangkalan kami. Itu adalah latihan yang benar-benar terakhir untuk tampilan terakhir pula.

Kami tampil dengan urutan ke 8, tidak terlalu siang dan tidak terlalu pagi juga, menurut saya pasti akan banyak yang menonton pasukan kami berlaga unjuk bakat dan kemampuan dalam beris berbaris. Saat pasukan kami dipanggil untuk tampil kamipun bersiap-siap. Kata-kata motivasi dari alumni pun tiada henti terdengar dan langsung saya simpan dalam hati dan ingat-ingat selalu dalam otak saya, bahwa saya akan membanggakan pangkalan SMPN 7 Bogor.

Waktunya untuk tampil, danton/komandan kami Reza menyiapkan pasukan kami dengan kata-kata “Siaaaapp Gerak” kamipun bersiap-siap dengan segala fokus kami hanya untuk tampilan LKBBT ini. Hatiku berdegup kencang penuh dengan semangat yang membara. Danton pun mengeluarkan aba-aba “Lari maju… Jalan!” kami satu pasukan pun teriak dengan keras “Satya Dharma Bhakti Utama, Tujuuuuhh!!!” itulah semangat kami, semangat pasukan yang siap juara. Setelah selesai melaksanakan tampilan LKBBT kamipun istirahat untuk menunggu upacara penutupan.

Setelah semua pangkalan sudah tampil, akhirnya upacara penutupan dimulai. Inilah momen yang paling ditunggu-tunggu untuk mendengarkan pengumuman dari Kwarcab Kota siapa pasukan dengan tampilan terbaik. Upacara berlangsung khidmat, Pembina upara menyampaikan apa saja hal-hal yang harus diutarakan. Kalimat Pembina upacara yang masih saya ingat hingga sekarang adalah “Berkompetisilah di pramuka secara sehat dan adil, maka kalian akan mendapatkan hasil yang kalian harapkan” itulah yang membuat saya optimis bahwa pasukan saya akan memenangkan kompetisi LKBBT ini.

Akhirnya pengumuman pemenang dimumkan, urutan pemenang dimulai dari juara harapan 3, harapan 2, lalu harapan 1. Jantung saya lebih berdegup kencang karena jika saat pengumuman juara 3, 2, atau 1 tidak ada nama pangkalan kami, maka kami pasti tidak akan juara dalam lomba tersebut. Saat pengumuman juara ke 3 adalah SMPN 4, dan juara 2 adalah SMP Rimba, hati saya lebih berdegup kencang, dan ternyata saat diumumkan pangkalan kami mendapatkan juara 1 sekaligus juara umum, karena danton terbaik juga dari pangkalan kami.

LKBBT di Balaikota Bogor

LKBBT di Balaikota Bogor


Setelah itu kami mendapatkan piala juara 1, kamipun langsung berkumpul ke tengah lapangan untuk bersorak gembira memeriahkan hari itu dengan kami yang mendapatkan juara 1. Setelah itu kami melakukan push-up untuk lebih membakar semangat semua anggota pramuka 7 (sebutan pramuka pangkalan SMPN 7) kami melakukan push-up bukan sekedar pamer atau apa, itu hanyalah sebagai rasa syukur dan penambah semangat. Setelah pulang dari Balaikota kami langsung menuju ke pangkalan kami untuk mendengarkan saran-saran dan kritik serta masukan dan motivasi kepada kami. Disitu saya merasa sangat gembira dan senang. Salah seorang alumni berkata kepada kami “Usaha Berbanding Lurus dengan Hasil” kalimat itu yang menjadi tolak ukur keberhasilan kami, yaitu usaha yang maksimal membuahkan hasil yang maksimal.


Muhammad Fahmi Ramadhani
BIODATA PENULIS
Penulis, Muhammad Fahmi Ramadhani adalah Pramuka Penggalang dari SMP Negeri 7 Bogor (2014) dengan akun Facebook www.facebook.com/fahmi.ramadhani.98


Ingin ikut menceritakan pengalamanmu saat mengikuti kegiatan kepramukaan dan ter-publish di Blog Pramukaria? Baca ketentuannya di halaman Pengalamanku Bersama Pramuka. Setiap artikel yang dimuat akan mendapatkan pulsa seluler sebesar Rp. 50.000 (lima puluh ribu rupiah).


EmoticonEmoticon