Bolehkan menggunakan ring kacu leher atau setangan leher pramuka yang terbuat dari cincin batu akik? Pemakaian batu akik menjadi ring atau tali setangan leher atau kacu leher pramuka apakah diperbolehkan atau justru sebaliknya, dilarang? Penggunaan ring untuk mengikat setangan leher ini menjadi sebuah pertanyaan yang menggelitik. Bukan hanya batu akik, bagaimana juga dengan ring kacu leher pramuka yang terbuat dari benda-benda lain semisal dari kayu yang dipahat sendiri atau bahkan dari bahan-bahan sampah yang didaur ulang.

Pertanyaan ini juga pernah Kakak lihat di sebuah grup pramuka di facebook. Seorang anggota grup mengunggah foto seorang anggota pramuka yang mengenakan kacu leher dengan ring yang terbuat dari cincin batu akik. Posting tersebut kemudian memicu berbagai komentar pro dan kontra.

Ring setangan leher adalah salah satu kelengkapan dalam pakaian seragam pramuka. Ring atau cincin tersebut dipakai untuk mengikat setangan leher yang melingkar di leher anggota pramuka baik putra maupun putri. Biasanya ring kacu leher yang sering dijumpai adalah terbuat dari logam atau bahan fiber dengan gambar tunas kelapa. Pada dasarnya memiliki warna sesuai dengan tingkatan pemakaianya. Ring dengan warna dasar hijau bagi pramuka siaga, merah bagi pramuka penggalang, kuning bagi pramuka penegak, dan coklat bagi pramuka pandega.

Mengenakan Ring Setangan Leher dari Batu Akik



Dalam SK Kwarnas No 174 Tahun 2012 tentang Pakaian Seragam Pramuka tidak mengatur bentuk, warna, dan ukuran ring atau cincin setangan leher. Aturan tentang bentuk, warna, dan ukuran ring setangan leher pramuka pun tidak pernah terdapat di peraturan mana pun dalam Gerakan Pramuka. Alias tidak ada satu pun yang mengatur tentang bentuk, warna, dan ukuran ring kacu leher. Dalam SK Kwartir Nasional Nomor 174 Tahun 2012 hanya menyebutkan "dikenakan dengan cincin (ring) setangan leher".

Seperti hanya dengan "bolehkan setangan leher menyentuh tanah?", dapat disimpulkan bahwa tidak ada larangan menggunakan cincin batu akik sebagai cincin setangan leher. Termasuk juga menggunakan ring setangan leher yang terbuat dari bahan-bahan lain, dengan bentuk, ukuran, dan warna apapun. Boleh-boleh saja seorang anggota pramuka mengikat setangan lehernya dengan menggunakan cincin batu akik, dengan ring (cincin) yang dibuat sendiri dari berbagai bahan dan desain, bahkan jika diperlukan menggunakan 'ring darurat' yang yang dibuat dari bahan-bahan seadanya semacam anyaman dari rumput maupun ranting-ranting kayu.

Penggunaan ring setangan leher buatan sendiri justru akan menunjukkan kreatifitas seorang pramuka. Semisal ring setangan leher yang dibuat dari anyaman tali, anyaman kabel bekas, potongan pipa pralon dan barang-barang bekas lainnya, ataupun logam dan bahan lain yang didesain dan dibentuk sendiri. Karena seorang pramuka tentunya adalah sosok yang penuh kreatifitas.

Batasannya cukup sederhana, ring yang dipergunakan tidak melecehkan setangan leher, pramuka, dan adat istiadat dan perilaku di masyarakat setempat. Pun tidak bertentangan dengan perundangan yang berlaku secara tertulis di Indonesia maupun perundangan tidak tertulis di masyarakat setempat. Melecehkan atau bertentangan dengan undang-undang di sini seperti membuat dan mengenakan ring setangan leher dengan bentuk atau gambar yang mengandung unsur pornografi atau menghina pribadi dan etnis tertentu.
Perkemahan Wirakarya Nasional Ke-VIII atau PW Nas VIII akan kembali digelar tahun 2015 ini. Perkemahan Wirakarya atau biasa disingkat dengan PW adalah salah satu jenis pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang berbentuk perkemahan besar. PW diselenggarakan dalam rangka integrasi pramuka dengan masyarakat dan ikut serta dalam kegiatan pembangunan masyarakat. Secara singkat, Perkemahan Wirakarya bisa dikatakan sebagai Kemah Bakti.

Sedangkan PW Nasional adalah Perkemahan Wirakarya yang dilaksanakan secara nasional yang diselenggarakan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Perkemahan Wirakarya Nasional dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. Di tahun 2015 ini adalah penyelenggaraan Perkemahan Wirakarya Nasional yang kedelapan kalinya.

Rencananya Perkemahan Wirakarya Nasional VIII akan diselenggarakan pada tanggal 17-24 Oktober 2015. Lokasi penyelenggaraan Perkemahan Wirakarya Nasional Ke-VIII Tahun 2015 adalah di Hortipark Karang Sidemen Kaki Gunung Rinjani, Kec. Batukliang Utara, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Tema dan Logo Perkemahan Wirakarya Nasional VIII Tahun 2015


Petunjuk Teknis Perkemahan Wirakarya Nasional VIII Tahun 2015 memang belum dikeluarkan. Namun Tema dan Logo Perkemahan Wirakarya Nasional Tahun 2015 telah dirilis. Tema kegiatan pramuka Penegak dan Pramuka Pandega ini adalah “Bersatu, Berkarya, dan Berbudaya Menginspirasi Untuk Negeri”. Sedangkan logo resmi kegiatannya adalah sebagai berikut :



Masih beberapa bulan lagi sebelum Perkemahan Wirakarya Nasional Tahun 2015. Direncanakan sedikitnya akan ada 3000 orang Pramuka Penegak dan Pandega dari seluruh Indonesia yang akan mengikutinya. Karena itu, bagi para Pramuka Penegak dan Pandega yang ingin mengikuti kegiatan tingkat nasional ini, buruan menghubungi Kwartir Cabang dan Kwartir Daerah masing-masing. Bergabunglah dengan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Se-Indonesia untuk berbakti dan ikut serta dalam pembangunan masyarakat.
Agenda kegiatan Pramuka Penegak dan Pandega Kwarda Jawa Tengah Tahun 2015. Agenda kegiatan khusus pramuka Penegak dan Pandega di Jawa Tengah selama tahun 2015 telah ditentukan. Adalah Sidang Paripurna Daerah Tahun 2015, yang digelar Dewan Kerja Daerah Jawa Tengah di Puskepram Candra Birawa, Karanggeneng, Semarang pada 7-8 Maret 2015 yang kemudian menyusun dan menetapkan ragam jenis kegiatan yang akan diselenggarakan selama tahun 2015. Kegiatan-kegiatan kepramukaan tersebut dapat diikuti oleh semua Pramuka Penegak dan Pandega se Kwarda Jawa Tengah.

Sedikitnya terdapat 9 jenis pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega tingkat daerah yang siap digelar. Kegiatan-kegiatan tersebut berlangsung antara bulan April hingga Desember 2015 dengan lokasi yang tersebar di berbagai kabupaten di Jawa Tengah.

Daftar Kegiatan Pramuka Penegak dan Pandega Tingkat Daerah 2015


Adapun kegiatan-kegiatan Pramuka Penegak dan Pandega yang masuk dalam agenda kegiatan selama tahun 2015 meliputi Raimuna Daerah, JOTA-JOTI 2015, Kemah Santri Daerah, Gladi Tangguh Ubaloka, hingga beberapa pertemuan Satuan Karya Pramuka semisal Pertikalpataru, Pertiwana, dan Pershabara.

Road to Raimuna Daerah 2015

Daftar selengkapnya agenda kegiatan Pramuka Penegak dan Pandega Kwartir Daerah Jawa Tengah selama tahun 2015 adalah sebagai berikut:

  1. Perkemahan Santri Daerah
    Kemah Santri Daerah Jawa Tengah akan diselenggarakan di Kabupaten Pemalang pada tanggal 1-15 April 2015. Pertemuan pramuka ini menjadi rangkaian kegiatan serupa di tingkat nasional (Perkemahan Santri Nasional IV) yang akan diselenggarakan pada tanggal 1 - 7 Juni 2015 di Kab.Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
  2. LPK Daerah
    LPK atau Latihan Pengembangan Kepemimpinan tingkat Daerah Jawa Tengah akan diikuti oleh Dewan Kerja Cabang, Dewan Racana, dan Dewan Saka se-Jawa Tengah. Salah satu pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega ini akan diselenggarakan pada tanggal 1- 5 Mei 2015 di Pusat Kegiatan Kepramukaan “Candra Birawa” Karanggeneng, Semarang.
  3. Pertikalpataru Daerah
    Pertikalpataru atau Perkemahan Bakti Saka Kalpataru merupakan salah satu pertemuan bagi pramuka anggota Saka Kalpataru. Pertikalpataru Daerah Jawa Tengah akan digelar di Bumi Perkemahan Munjuluhur Purbalingga, pada tanggal 21 - 24 Mei 2015.
  4. JOTA-JOTI Nasional dan Asia-Pasific Regional Air/Internet Jamboree (APR-AIJ) 2015
    JOTA-JOTI Nasional sekaligus Asia-Pasific Regional Air/Internet Jamboree (APR-AIJ) merupakan kegiatan rutin tahunan. Kegiatan ini selain dapat diikuti oleh Penegak dan pandega juga dapat diikuti oleh semua anggota pramuka lainnya dari berbagai golongan dan usia.
  5. Raimuna Daerah Jawa Tengah
    Raimuna merupakan pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega dalam bentuk perkemahan besar. Raimuna Daerah Jawa Tengah Tahun 2015 akan diikuti oleh pramuka Penegak dan pandega utusan seluruh Kwartir Cabang se-Jawa Tengah. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada tanggal 4-9 September 2015 di Bumi Perkemahan Buper Linggo Asri Kab. Pekalongan.
  6. Persabhara Daerah
    Pershabara adalah Perkemahan Saka Bhayangkara. Kegiatan ini menjadi salah satu pertemuan bagi anggota Satuan Karya Bhayangkara. Persabhara Daerah Tahun 2015 akan diselenggarakann pada tanggal 28 - 30 September 2015.
  7. JOTA-JOTI Internasional
    Selain JOTA-JOTI Nasional dan APR-AIJ, setiap tahunnya juga diselenggarakan JOTA-JOTI Internasional. Kegiatan serentak tingkat dunia ini dapat diikuti oleh para anggota pramuka Indoensia, termasuk di Jawa Tengah, pada tanggal 16-18 Oktober 2015.
  8. Gladi Tangguh Ubaloka Jawa Tengah
    Ubaloka (Unit Bantu Pertolongan Pramuka) yang merupakan unit pramuka peduli di Kwartir Daerah 11 Jawa Tengah akan melaksanakan kegiatan Gladi Tangguh. Rencananya kegiatan ini digelar pada bulan November 2015.
  9. Pertiwana Daerah
    Pertiwana atau Perkemahan Bakti Saka Wanabakti adalah pertemuan bagi anggota Satuan Karya Pramuka Wanabakti. Pertiwana Daerah akan diagendakan dilaksanakan pada Desember 2015.
Itulah sembilan agenda kegiatan bagi Pramuka Penegak dan pandega yang direncanakan akan digelar selama tahun 2015 ini. Bagi adik-adik Penegak maupun Pandega yang berminat untuk terlibat langsung dalam berbagai kegiatan tersebut silakan mempersiapkan diri dan menghubungi Kwartir Cabang atau Dewan Kerja Cabang masing-masing untuk memperoleh informasi selengkapnya.
Kapan JOTA-JOTI Tahun 2015 diselenggarakan?, tanya seorang adik dalam sebuah latihan kepramukaan. Dia menanyakan pelaksanaan JOTA-JOTI 2015 karena memang sangat berminat untuk dapat mengikutinya. Dalam penyelenggaraan tahun sebelumnya, dia belum mengenal apa itu JOTA dan JOTI yang ternyata merupakan salah satu pertemuan pramuka.

Ya, JOTA-JOTI adalah salah satu pertemuan bagi para pramuka yang diselenggarakan setiap tahun. JOTA atau Jamboree On The Air adalah pertemuan Pramuka melalui udara, bekerjasama dengan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI). Para pramuka dari berbagai golongan dapat berkomunikasi, berdiskusi, dan berbagai pengalaman dengan memanfaatkan teknologi radio amatir. Sedangkan JOTI atau Jamboree on the Internet adalah pertemuan anggota pramuka dengan memanfaatkan media chating internet. Baik JOTA maupun JOTI dapat diikuti oleh semua anggota pramuka dari semua golongan anggota.

Lalu, kapan JOTA dan JOTI tahun 2015 diselenggarakan? JOTA-JOTI terdiri atas tiga jenis. Ketiganya adalah :
  1. JOTA-JOTI tingkat Nasional
  2. JOTA-JOTI tingkat Regional Asia Pasifik, biasa disebut sebagai Asia-Pasific Regional Air/Internet Jamboree (APR-AIJ)
  3. JOTA-JOTI Internasional.

JOTA-JOTI Nasional dan Asia-Pasific Regional Air/Internet Jamboree (APR-AIJ / JOTA-JOTI Regional Asia Fasifik) biasanya diselenggarakan berbarengan. Waktu penyelenggaraannya adalah tanggal 1-3 Agustus 2015. Sedangkan JOTA-JOTI Internasional akan diselenggarakan pada tanggal 16-18 Oktober 2015.

JOTA-JOTI 2015


Nah, bagi yang tahun lalu telah mengikuti JOTA dan JOTI pasti ketagihan dan ingin mengikutinya lagi di penyelenggaraan tahun ini. Sedang bagi yang belum pernah mengikuti, jangan lewatkan agenda kegiatan rutin Gerakan Pramuka ini.
Sejarah Kepramukaan di Dunia tidak bisa terlepas dari Baden Powell. Tentara Inggris yang lahir di London, Inggris pada tanggal 22 Februari 1857 ini lah yang menggagas kegiatan yang dalam sejarah kemudian terkenal dengan kepramukaan atau scouting. Sejarah mencatat bahwa buku Aids to Scouting (1899) yang berisikan pengalaman Baden Powell semasa di ketentaraan menarik minat, dan banyak dibaca, tidak hanya oleh kalangan militer saja melainkan oleh para guru dan organisasi pemuda.

Minat masyarakat terhadap buku Aids to Scouting yang tinggi membuat William Alexander Smith (Pimpinan Boys Brigade Inggris) meminta Baden Powell untuk melatih 22 pemuda. Oleh Baden Powell, ke-22 pemuda ini diajak berkemah di pulau Brownsea selama 8 hari pada tanggal 25 Juli - 2 Agustus 1907. Tercatat dalam sejarah, perkemahan tersebut menginspirasi Baden Powell untuk menulis buku 'Scouting for Boys' (1908). Selain diilhami buku-bukunya terdahulu, buku ini juga mendapatkan masukan dan dukungan dari Frederick Russell Burnham (Chief of Scouts in British Africa),  Ernest Thompson Seton dari Woodcraft Indians (Amerika), dan William Alexander Smith dari Boys Brigade.

Kembali, buku ini menjadi laris manis, bahkan di seantero dunia. Buku Scouting for Boys menjadi rujukan dan pedoman penyelenggaraan kegiatan serupa di seluruh dunia. Kegiatan-kegiatan tersebut yang kemudian dikenal sebagai kepramukaan atau scouting. Kemah di pulau Brownsea dan buku 'Scouting for Boys' dianggap sebagai tonggak awal sejarah kepramukaan di dunia. Tentang Bapak Pramuka Sedunia, Baden Powell, baca : Sejarah Baden Powell dan Foto Baden Powell.

Monumen di Pulau Brownsea
Monumen di Pulau Brownsea, menandai perkemahan Pramuka pertama kali di dunia

Sejarah Kepramukaan Sedunia


Sejarah mencatat bahwa buku “Scouting for Boys” tersebar luas di Inggris dan negara-negara lain. Buku ini menginspirasi berdirinya organisasi kepramukaan di Inggris dan sekitarnya. Sehingga bermunculanlah kegiatan-kegiatan untuk pemuda dengan menerapkan ide-ide Baden Powell. Semula kepramukaan hanya ditujukan bagi anak laki-laki berusia 11 sampai 18 tahun dengan nama Boys Scout.

Tahun 1912 atas bantuan adik perempuan beliau, Agnes berinisiatif mendirikan organisasi kepramukaan untuk wanita dengan nama Girl Guides. Organisasi ini kemudian diteruskan oleh istri Baden Powell.

Tahun 1916 berdiri kelompok pramuka usia siaga dengan nama Cub (anak serigala) dengan buku The Jungle Book karangan Rudyard Kipling sebagai pedoman kegiatannya. Buku ini bercerita tentang Mowgli si anak rimba yang dipelihara di hutan oleh induk serigala.

Tahun 1918 Baden Powell membentuk "Rover Scout" bagi mereka yang telah berusia 17 tahun. Tahun 1922 beliau menerbitkan buku Rovering To Success (Mengembara Menuju Bahagia). Buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju ke pantai bahagia.

Tahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama di Olympia Hall, London. Beliau mengundang pramuka dari 27 Negara dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).  Daftar pelaksanaan Jambore Dunia dapat dilihat di artikel lain di blog ini.

Tahun 1914 beliau menulis petunjuk untuk kursus Pembina Pramuka dan baru dapat terlaksana tahun 1919. Dari sahabatnya yang bernama W.F. de Bois Maclarren, beliau mendapat sebidang tanah di Chingford yang kemudian digunakan sebagai tempat pendidikan Pembina Pramuka dengan nama Gilwell Park.

Patung Baden Powell di Gilwell Park
Patung Baden Powell di Gilwell Park

Tahun 1920 dibentuk WOSM atau World Organization of the Scout Movement (Organisasi Gerakan Pramuka Sedunia). Sekretariat (kantor pusat WOSM) disebut World Scout Bureau (Biro Pramuka Dunia). Biro Pramuka Dunia pertama kali berlokasi di London, Inggris. Pada tahun 1958 dipindah ke Ottawa Kanada dan tahun 1968 dipindahkan lagi ke Geneva, Swiss.

World Scout Bureau dipimpin oleh seorang Sekretaris Jenderal Biro Pramuka Dunia. Saat ini Sekretaris jenderal WOSM dijabat oleh Scott Teare. 

Biro Kepramukaan sedunia mempunyai 5 kantor kawasan yaitu Kawasan Afrika, berkantor di Nairobi, Kenya; Kawasan Arab, berkantor di Kairo, Mesir; Kawasan Asia Pasifik, berkantor di Manila, Filipina; Kawan Eurasia, berkantor Kiev, Ukraina; Kawasan Eropa, berkantor di Jenewa Swiss; dan Kawasan Inter-Amerika, berkantor di Panama City, Panama.

Indonesia bergabung menjadi anggota WOSM sejak tahun 1953. Selain WOSM, di dunia juga terdapat beberapa organisasi kepramukaan lainnya seperti WAGGGS (World Association of Girl Guides and Girl Scouts atau Asosiasi Kepanduan Putri Sedunia).

Untuk sejarah pramuka di Indonesia, baca : Sejarah Kepramukaan di Indonesia dan itulah sejarah singkat kepramukaan di dunia.

Daftar Satuan Karya Pramuka Tingkat Nasional adalah daftar berisikan nama Saka beserta lambang Saka dan penjelasan singkat yang diselenggarakan secara Nasional. Satuan Karya Pramuka atau disingkat Saka, di tingkat Nasional ini telah diakui dan disahkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Saat ini, terdapat 11 Satuan Karya Pramuka tingkat Nasional.

Sebelum tahun 2013, hanya dikenal delapan Satuan Karya Pramuka Tingkat Nasional. Kedelapan Saka tersebut adalah Saka Bahari, Saka Bakti Husada, Saka Bhayangkara, Saka Dirgantara, Saka Kencana, Saka Taruna Bumi, Saka Wanabakti, dan Saka Wira Kartika. Namun Munas Gerakan Pramuka Tahun 2013, kemudian memutuskan tiga buah Saka baru yang diakui sebagai Saka Tingkat Nasional. Tiga saka baru tersebut adalah Saka Kalpataru, Saka Pariwisata, dan Saka Widya Budaya Bakti.

Sebagaimana Keputusan Kwartir Nasional Nomor 170.A Tahun 2008 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka, Saka adalah wadah pendidikan dan pembinaan guna menyalurkan minat, mengembangkan bakat, dan menambah pengalaman para pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta keterampilan.




Kumpulan lagu daerah Jawa Barat atau Sunda ini adalah daftar lagu-lagu daerah (tradisioal) yang berasal dari provinsi Jawa Barat. Atau dapat juga diartikan sebagai kumpulan lagu-lagu tradisional dari Suku Sunda. Selain berupa daftar juga dilengkapi dengan link donwload file MP3 dan lirik lagu-lagu tersebut. Suku Sunda merupakan kelompok etnis yang berasal dari wilayah di provinsi Jawa Barat dan beberapa daerah di sekitarnya. Dalam keorganisasian pramuka,  wilayah ini disebut juga sebagai Kwartir Daerah Jawa Barat.

Bagi anggota Gerakan Pramuka, sudah selayaknya mengenali dan mengetahui lagu daerah masing-masing. Bagi anggota Kwarda Jawa Barat tentunya adalah lagu daerah Jawa Barat atau lagu tradisional Sunda. Selain sebagai wujud cinta budaya daerah dan nasional, penguasaan terhadap lagu daerah menjadi salah satu syarat dalam kecakapan umum (SKU).

Menyebutkan salah satu seni budaya di daerah asalnya dan daerah lain, mampu menampilkan kesenian daerah, hingga dapat menyanyikan lagu daerah tempat tinggalnya dan daerah lain menjadi syarat SKU baik untuk tingkatan pramuka Siaga, Penggalang, hingga Penegak.

Lagu Daerah Jawa Barat

Daftar Lagu Daerah Jawa Barat (Sunda)


Suku Sunda merupakan kelompok etnis terbesar kedua di Indonesia setelah Suku Jawa. Suku yang mendiami provinsi Jawa Barat ini tentunya memiliki adat istiadat dan seni budaya sebagai ciri khasnya. Termasuk di dalamnya adalah berbagai lagu daerah, yang di sini tentunya adalah lagu daerah Jawa Barat.

Jawa Barat atau Sunda ternyata memiliki banyak lagu daerah. Berbagai judul lagu daerah dapat dijumpai di daerah ini. Dari banyak lagu tersebut, beberapa yang cukup familiar (dan hendaknya dikuasai oleh para pramuka) adalah sebagai berikut. Untuk mendengarkan dan mengunduh lagu, klik tautan yang tersedia.


  1. Bajing Luncat; (Unduh MP3) 
  2. Bubuy Bulan; (Unduh MP3)
  3. Cing Cangkeling; (Unduh MP3)
  4. Es Lilin; (Unduh MP3)
  5. Manuk Dadali; (Unduh MP3)
  6. Neng Geulis; (Unduh MP3)
  7. Nenun; (Unduh MP3)
  8. Panon Hideung; (Unduh MP3)
  9. Pepepling; (Unduh MP3)
  10. Peuyeum Bandung; (Unduh MP3)
  11. Pileuleuyan; (Unduh MP3)
  12. Sapu Nyere Pegat Simpai; (Unduh MP3)
  13. Tokecang; (Unduh MP3)
  14. Warung Pojok; (Unduh MP3)
Sedangkan untuk teks lirik masing-masing lagu daerah di Jawa Barat sebagaimana terdaftar di atas dapat dilihat di sini.

Baca juga berbagai lagu daerah, lagu nasional, dan lagu pramuka lainnya di link berikut ini :
Itulah tadi berbagi judul lagu daerah asal Jawa Barat dilengkapi dengan file MP3 dan lirik lagunya. Beberapa judul memang belum tersedia MP3-nya namun ke depannya akan dilengkapi.


Tanda medan untuk kegiatan mapping dalam kepramukaan. Dalam berbagai kegiatan mapping di kepramukaan, penggunaan tanda medan adalah mutlak. Mapping (pemetaan), seperti peta pita, peta lapangan, peta lokasi, ataupun peta perjalanan, selalu membutuhkan tanda medan. Karena itu, bagi seorang anggota pramuka penguasaan akan tanda medan menjadi sebuah teknik kepramukaan (scouting skill) yang sangat diperlukan. Baik untuk membaca peta maupun sebaliknya, untuk membuat peta.

Tanda medan adalah simbol-simbol atau gambar-gambar yang melambangkan kondisi atau situasi medan dalam sebuah peta. Tanda medan ini digunakan dalam berbagai kegiatan mapping (pemetaan) seperti peta perjalanan dan peta pita sebagai penunjuk keadaan di kanan dan kiri jalan. Juga pada peta lapangan dan lokasi sebagai penanda kondisi dan situasi medan yang tergambar di peta.

tanda medan


Scouting skill dalam pembuatan tanda medan menggunakan gambar-gambar (simbol) yang sederhana, mudah dibuat, dan umum diketahui oleh orang lain. Sehingga pada saat melakukan perjalanan sekalipun tanda-tanda ini dapat dibuat dengan cepat tanpa menghambat perjalanan. Pun bagi orang lain yang membacanya akan langsung dapat memahami makna-makna dari simbol-simbol yang digunakan sebagai tanda medan.

Contoh tanda medan yang umum dan sering dipakai di kepramukaan adalah sebagai berikut :



Itulah berbagai tanda medan yang sering digunakan dalam kegiatan-kegiatan mapping di kepramukaan.
Melanjutkan tulisan-tulisan terdahulu di Pramukaria tentang Nomor Kode Kwartir Cabang se-Indonesia. Kali ini adalah tentang Nomor Kode Kwartir Cabang se-Kwartir Daerah DKI Jakarta. Sebagaimana diketahui, DKI Jakarta merupakan salah satu Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka. Jakarta yang merupakan Ibukota negara Indonesia juga menjadi pusat organisasi Gerakan Pramuka. Di Kwarda inilah terletak kantor Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

DKI Jakarta terdiri atas lima Kota Administrasi dan satu Kabupaten Administrasi. Sehingga dalam Gerakan Pramuka, Kwartir Daerah DKI Jakarta terdiri atas enam Kwartir Cabang (Kwarcab). Keenam Kwarcab di DKI Jakarta tersebut adalah Kwarcab Kepulauan Seribu, Kwarcab Jakarta Barat, Kwarcab Jakarta Pusat, Kwarcab Jakarta Selatan, Kwarcab Jakarta Timur, dan Kwarcab Jakarta Utara.

Daftar Nomor Kode Kwarcab di DKI Jakarta


Layaknya Kwarda dan Kwarcab lainnya di Indonesia, Kwarda DKI Jakarta beserta keenam Kwarcab di dalamnya memiliki Nomor Kode Kwartir. Nomor Kode Kwartir Cabang merupakan dua angka berurutan yang ditulis setelah nomor kode kwartir daerah. Kedua Nomor Kode Kwartir ini ditetapkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Penetapan kode nomor ini adalah untuk pengelolaan kwartir dan tertib administrasi.



Nomor Kode Kwartir Daerah DKI Jakarta adalah 10 atau biasa juga ditulis dengan angka romawi "X". Sedangkan untuk Kode Nomor Kwartir Cabang di DKI Jakarta, sebagaimana ketetapan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka adalah sebagai berikut :


No
Nama Kwartir Cabang
Nomor Kode Kwarda
Nomor Kode Kwarcab
1 Kwarcab Jakarta Pusat
10
01
2 Kwarcab Jakarta Utara
10
02
3 Kwarcab Jakarta Barat
10
03
4 Kwarcab Jakarta Selatan
10
04
5 Kwarcab Jakarta Timur
10
05
6 Kwarcab Kepulauan Seribu
10
06

Itulah daftar keenam Nomor Kode Kwartir Cabang di Kwarda DKI Jakarta. Semoga bermanfaat.