Tanda medan untuk kegiatan mapping dalam kepramukaan. Dalam berbagai kegiatan mapping di kepramukaan, penggunaan tanda medan adalah mutlak. Mapping (pemetaan), seperti peta pita, peta lapangan, peta lokasi, ataupun peta perjalanan, selalu membutuhkan tanda medan. Karena itu, bagi seorang anggota pramuka penguasaan akan tanda medan menjadi sebuah teknik kepramukaan (scouting skill) yang sangat diperlukan. Baik untuk membaca peta maupun sebaliknya, untuk membuat peta.

Tanda medan adalah simbol-simbol atau gambar-gambar yang melambangkan kondisi atau situasi medan dalam sebuah peta. Tanda medan ini digunakan dalam berbagai kegiatan mapping (pemetaan) seperti peta perjalanan dan peta pita sebagai penunjuk keadaan di kanan dan kiri jalan. Juga pada peta lapangan dan lokasi sebagai penanda kondisi dan situasi medan yang tergambar di peta.

tanda medan


Scouting skill dalam pembuatan tanda medan menggunakan gambar-gambar (simbol) yang sederhana, mudah dibuat, dan umum diketahui oleh orang lain. Sehingga pada saat melakukan perjalanan sekalipun tanda-tanda ini dapat dibuat dengan cepat tanpa menghambat perjalanan. Pun bagi orang lain yang membacanya akan langsung dapat memahami makna-makna dari simbol-simbol yang digunakan sebagai tanda medan.

Contoh tanda medan yang umum dan sering dipakai di kepramukaan adalah sebagai berikut :



Itulah berbagai tanda medan yang sering digunakan dalam kegiatan-kegiatan mapping di kepramukaan.
Melanjutkan tulisan-tulisan terdahulu di Pramukaria tentang Nomor Kode Kwartir Cabang se-Indonesia. Kali ini adalah tentang Nomor Kode Kwartir Cabang se-Kwartir Daerah DKI Jakarta. Sebagaimana diketahui, DKI Jakarta merupakan salah satu Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka. Jakarta yang merupakan Ibukota negara Indonesia juga menjadi pusat organisasi Gerakan Pramuka. Di Kwarda inilah terletak kantor Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

DKI Jakarta terdiri atas lima Kota Administrasi dan satu Kabupaten Administrasi. Sehingga dalam Gerakan Pramuka, Kwartir Daerah DKI Jakarta terdiri atas enam Kwartir Cabang (Kwarcab). Keenam Kwarcab di DKI Jakarta tersebut adalah Kwarcab Kepulauan Seribu, Kwarcab Jakarta Barat, Kwarcab Jakarta Pusat, Kwarcab Jakarta Selatan, Kwarcab Jakarta Timur, dan Kwarcab Jakarta Utara.

Daftar Nomor Kode Kwarcab di DKI Jakarta


Layaknya Kwarda dan Kwarcab lainnya di Indonesia, Kwarda DKI Jakarta beserta keenam Kwarcab di dalamnya memiliki Nomor Kode Kwartir. Nomor Kode Kwartir Cabang merupakan dua angka berurutan yang ditulis setelah nomor kode kwartir daerah. Kedua Nomor Kode Kwartir ini ditetapkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Penetapan kode nomor ini adalah untuk pengelolaan kwartir dan tertib administrasi.



Nomor Kode Kwartir Daerah DKI Jakarta adalah 10 atau biasa juga ditulis dengan angka romawi "X". Sedangkan untuk Kode Nomor Kwartir Cabang di DKI Jakarta, sebagaimana ketetapan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka adalah sebagai berikut :


No
Nama Kwartir Cabang
Nomor Kode Kwarda
Nomor Kode Kwarcab
1 Kwarcab Jakarta Pusat
10
01
2 Kwarcab Jakarta Utara
10
02
3 Kwarcab Jakarta Barat
10
03
4 Kwarcab Jakarta Selatan
10
04
5 Kwarcab Jakarta Timur
10
05
6 Kwarcab Kepulauan Seribu
10
06

Itulah daftar keenam Nomor Kode Kwartir Cabang di Kwarda DKI Jakarta. Semoga bermanfaat.
Pramukaria. Satu lagu lagu yang berkisah tentang romantika cinta antar anggota pramuka. Kali ini lagu dengan judul singkat, Tenda. Lagu berjudul Tenda yang diciptakan dan dinyanyikan oleh L.O Band atau Scout of Lampung, ini memang berbicara tentang kisah cinta seorang anggota pramuka kepada anggota pramuka lainnya. Sebelumnya juga telah ada lagu Sebatas Patok Tenda, Cinta Simpul Mati, dan Asmara Tunas Kelapa.

L.O Band sendiri merupakan sebuah grup band yang Pramuka Penegak dan Pandega asal Lampung. Genre musik yang coba mereka angkat adalah Scout POP. Bermarkas di Bandar Lampung grup band ini beranggotakan Fery Adriand (sebagai Vocalis), MS. Yahya (Gitar 1), Wahyu Saputra (Gitar 2), Jaka Wijaya (Bassis), dan Seswanto (Drumer).

Grup band pramuka asal Kwartir Daerah Lampung ini terkenal dengan lagu-lagu yang menceritakan kisah kasih antar anggota pramuka. Sebelumnya L.O Band juga telah menyanyikan lagu berjudul Cinta Simpul Mati, Aku Pramuka, dan Trejing Lalala.



Video dan Lirik "Tenda" L.O Band


Lagu Tenda karya L.O Band ini berkisah tentang seorang pramuka yang tengah memendam rasa cinta kepada anggota pramuka lainnya. Namun rupanya, rasa cinta yang menggebu tersebut tidak diiringi dengan keberanian untuk mengungkapkannya. Sehingga Sang Tokoh curhat kepada tenda tentang segala rasa yang dipendamnya.

Uniknya, salah satu lirik dalam lagu tenda ini menggunakan kode morse. Dalam salah satu baitnya, digunakan isyarat morse ... / ..- / -.- /.- yang berarti "suka". Lirik selengkapnya adalah sebagai berikut:

TENDA

Tenda dengarkan curhatku
Tentang rasaku
Berdebar hati tak menentu
siang menjadi fikiran malam menjadi impian

Berharap dia mengerti isyarat hatiku
Aku ... / ..- / -.- /.-
Sama kamu

Tenda tapi aku malu
tuk ungkapkan rasaku
makan tak enak tidurpun ku tak nyenyak
memikirkan kamu

Berharap dia mengerti isyarat hatiku
Aku ... / ..- / -.- /.-
Sama kamu

Tenda tahukah engkau kini badanku
panas dingin tak menentu
menahan rasa ingin jumpa
kepadanya

Tenda apa yang harus aku lakukan
tuk obati rasa rinduku pada dirinya...
oh pada dirinya... oh pada dirinya...

Berharap dia mengerti isyarat hatiku
Aku ... / ..- / -.- /.-
Sama kamu

Berharap dia mengerti isyarat hatiku
Aku ... / ..- / -.- /.-
Sama kamu

Untuk menyimak video lagu Tenda by L.O Band ini silakan klik tombol putar (play) di video berikut:



Pernahkan kamu curhat kepada tenda? Jika pernah berarti lagu karaya L.O Band ini sangat sesuai denganmu.

Pramukaria. Peralatan berkemah adalah berbagai peralatan dan perlengkapan yang harus disiapkan oleh seorang pramuka ketika hendak mengikuti perkemahan. Berbagai peralatan tersebut harus disiapkan terlebih dahulu demi kelancaran dalam mengikuti perkemahan. Jenis dan macam perlengkapan yang harus disiapkan sebelum mengikuti perkemahan harus disesuaikan dengan waktu, lama, lokasi, dan tujuan perkemahan. Perkemahan yang dilaksanakan satu hari dengan perkemahan yang berlangsung satu minggu pasti membutuhkan peralatan yang berbeda. Pun berkemah di daerah pegunungan dengan di dataran rendah akan membutuhkan peralatan yang juga berbeda.

Peralatan dalam berkemah dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu peralatan kelompok dan peralatan pribadi. Peralatan kelompok adalah peralatan yang harus disiapkan dan digunakan secara bersama-sama. Sebaliknya, peralatan pribadi adalah peralatan untuk masing-masing anggota kelompok.

Macam Jenis Peralatan Kemah Kelompok

peralatan berkemah
Regu penggalang tengah membawa peralatan perkemahannya


Peralatan berkemah ini digunakan secara bersama-sama atau berkelompok satu regu atau sangga. Sehingga untuk mempersiapkannya dibutuhkan koordinasi atau pembagian pada masing-masing anggota kelompok. Usahakan pembagian penyiapan peralatan ini merata ke semua anggota kelompok. Contoh peralatan kemah yang harus dipersiapkan secara bersama-sama (berkelompok) adalah :

  1. Tenda Pramuka dan perlengkapannya seperti tiang tenda, tali tenda, pasak, dan palu pemukul pasak.
  2. Peralatan memasak, seperti kompor masak, panci, wajan, timba air, sendok sayur, pisau, dll.
  3. Bahan makanan, seperti beras, mi instan, dan lauk.
  4. Tikar tenda
  5. Cangkul kecil untuk membuat parit air di sekitar tenda
  6. Kompas
  7. Bendera Merah Putih, bendera WOSM, dan bendera Tunas Kelapa (bendera gudep atau kwartir)
  8. Lampu penerangan
Dalam beberapa jenis perkemahan atau jika dibutuhkan, dapat juga dilengkapi dengan perlengkapan untuk membuat gapura tenda, pagar sekeliling tenda, alat kebersihan, perlengkapan tiang bendera, dll.

Macam Jenis Peralatan Kemah Pribadi


Peralatan pribadi adalah barang-barang yang digunakan secara pribadi oleh setiap anggota kelompok. Untuk menyiapkannya setiap anggota membawa peralatan sesuai dengan kebutuhan. Peralatan yang dibawa haruslah peralatan yang benar-benar dibutuhkan sehingga tidak memberatkan saat membawanya. Berbagai peralatan peralatan yang harus dipersiapkan antara lain :
  1. Ransel, pilihlah rangsel yang kuat, ringan, dan tahan air.
  2. Tas lapangan atau tas kecil (jika ada) untuk tempat peralatan-peralatan yang kerap dibutuhkan dalam kegiatan seperti alat tulis, peluit, korek api, dan obat-obatan.
  3. Pakaian Pramuka.
  4. Pakaian olah raga atau lapangan.
  5. Pakaian (alat) sholat, bagi peserta yang beragama islam.
  6. Sepatu.
  7. Kaos kaki.
  8. Sarung tangan, jika berkemah di daerah yang dingin.
  9. Pakaian untuk istirahat atau tidur.
  10. Sleeping bag (kantong tidur) jika ada.
  11. Selimut, jika tidak memiliki sleeping bag.
  12. Jaket tebal, jika berkemah di daerah yang dingin.
  13. Pakaian ganti seperlunya, mulai dari pakaian pramuka, kaos olah raga, hingga kaos kaki.
  14. Senter kecil.
  15. Korek api.
  16. Peluit.
  17. Jam tangan.
  18. Ponco atau jas hujan, saat berkemah di musim hujan.
  19. Matras atau alas tidur pribadi
  20. Peralatan mandi, seperti sabun, sikat gigi, pasta gigi, handuk, sandal jepit, dan gayung.
  21. Peralatan masak pribadi (jika diperlukan) seperti nesting (panci masak pribadi serbaguna), kompor lapangan kecil (kompor spiritus, parafin, atau gas portabel).
  22. Peralatan makan, seperti piring, sendok makan, dan gelas.
  23. Alat-alat tulis, seperti buku, bolpoint, penggaris, dll.
  24. Tempat air minum.
  25. Obat-obatan pribadi.
  26. Beberapa kantong plastik untuk membungkus pakaian ganti dan pakaian kotor.
Masukkan dan atur sedemikian rupa kesemua peralatan berkemah tersebut dalam tas rangsel. Penyusunan peralatan berdasarkan berat benda (barang yang berat di tarus di bagian atas rangsel), serta waktu dan seringnya barang digunakan (barang jarang digunakan atau masih lama diletakkan di bagian bawah rangsel). Pakaian ganti sebaiknya dimasukkan dulu ke dalam kantong plastik, pun untuk pakaian kotor, jika tidak sempat dicuci, dimasukkan pula dalam kantong plastik tersendiri. Sedangkan alat tulis, peralatan mandi, dan obat-obatan, masing-masing dimasukkan wadah tersendiri untuk memudahkan pengambilan jika sewaktu-waktu diperlukan.

Kesemua peralatan yang dibawa dalam berkemah, baik peralatan kelompok maupun peralatan pribadi, hendaknya didata. Baik sebelum ataupun setelah perkemahan usai, masing-masing dapat megececk peralatannya agar tidak ada peralatan yang tertinggal.
Jambore Pramuka Sedunia ke-23 Tahun 2015 atau  23rd World Scout Jamboree akan segera digelar pada 28 Juli - 8 Agustus 2015. Jambore Pramuka Sedunia yang digelar oleh World Scout Bureau (WOSM) ini akan dilaksanakan di Kirara-hama, Yamaguchi, Jepang.

Jambore Pramuka Sedunia atau World Scout Jamboree merupakan kegiatan rutin yang diikuti oleh para pramuka usia 14 hingga 17 tahun dari seluruh dunia anggota World Scout Bureau (WOSM). Jambore sebelumnya (22nd World Scout Jamboree) telah diselenggarakan di  Rinkaby, Kristianstad, Scania di Swedia selatan pada tanggal 27 Juli - 7 Agustus 2011 yang diikuti oleh 40.061 anggota pramuka dari seluruh dunia. Menurut sejarahnya, Jambore Pramuka Sedunia dilaksanakan pertama kali pada tanggal 30 Juli - 8 Agustus 1920 di Olympia, London, Inggris.

Jambore Pramuka Dunia 2015
Poster Jambore Pramuka Dunia 2015 (gambar : www.23wsj.jp)
Logo Jambore Pramuka Dunia Tahun 2015
Logo Jambore Pramuka Dunia Tahun 2015


Pada pelaksanaannya yang ke-23 ini Jambore Pramuka Sedunia 2015 atau World Scout Jamboree akan mengangkat tema “WA: a Spirit of Unity. Menurut situs resmi 23rd World Scout Jamboree, www.23wsj.jp, huruf kanji 和 (WA), dalam tema tersebut mempunyai arti harmoni, kesatuan atau kebersamaan. Wa juga merupakan nama awal untuk Jepang.

Kirara-hama, lokasi yang digunakan sebagai tempat World Scout Jamboree ini adalah sebuah taman alam yang terletak di Prefektur (negara bagian/kota) Yamaguchi.

Indonesia sendiri rencananya akan mengikuti kegiatan pramuka tingkat dunia tersebut. Sedikitnya 400-500 anggota pramuka mulai dari Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak, Pramuka Pandega dan Pembina Pramuka akan menjadi delegasi Indonesia dalam 23rd World Scout Jamboree di Kirara-hama, Yamaguchi, Jepang.
Pergamanas atau Perkemahan Penggalang Ma’arif NU Nasional Tahun 2015 telah digelar sejak kemarin 8 Januari 2015 dan akan berakhir pada 12 Januari 2015. Perkemahan tingkat nasional yang digelar oleh Sako Ma'arif ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Khos Kempek Cirebon, Jawa Barat. Pesertanya tidak tanggung-tanggung, sedikitnya 3.500 anggota pramuka penggalang dari MTs dan SMP di lingkungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU se Indonesia.

Pergamanas ini layaknya Jambore Nasional khusus bagi anggota Satuan Komunitas Pramuka (Sako) Ma'arif. Perkemahan yang mengangkat tema “SAKO Ma’arif Bersatu, Berkarya, Membangun Karakter Bangsa” dan motto "Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan” ini diisi dengan berbagai kegiatan yang meliputi :

  1. Kegiatan Teknologi dan Industri
    1. Teknologi Informasi / Internet
    2. Kerajinan
    3. Budidaya Tanaman
      1. Budidaya Tanaman hias
      2. Budidaya Tanaman Obat 
  2. Kegiatan Scouting Skill
    1. Pioneering 
    2. Semboyan dan Isyarat 
    3. Petualangan 
    4. Taksir Ukur 
    5. Peta dan Kompas 
  3. Kegiatan Go GreenGlobal Development Village 
    1. Bahaya Narkoba 
    2. Penanggulangan penyakit (malaria, demam berdarah, HIV AIDS, flu burung, flu babi, dan lain-lain) 
    3. Sanitasi Lingkungan 
    4. Global Warming
    5. Pengenalan ke-Sako-an 
  4. Pentas seni dan Karnaval Budaya 
  5. Forum Pinkonda 
  6. Sosialisasi Kurikulum 2013 
  7. Olimpiade ASWAJA 
  8. Gema Sholawat Akbar 
  9. Kegiatan Wisata Religi



Sako Ma'arif sendiri merupakan salah satu Satuan Komunitas Pramuka selain Sako Pramuka SIT (Sekolah Islam Terpadu), Sako Persada Nusantara (Lembaga Dakwah Islam Indonesia), dan lainnya.
Pramukaria. Lagu Pramuka Kelana Rimba dalam versi Reggae? Bagi anggota pramuka yang pencinta musik pasti sangat menarik. Kelana Rimba atau biasa juga dinamai dengan judul Berkemah merupakan salah satu lagu legendaris dalam kepramukaan. Entah sudah berapa generani pramuka yang menggandrungi lagu ini. Dan tampaknya, penggemar lagu Kelana Rimba ini akan semakin bertambah, terutama dari para pencinta musik reggae.

Ya, lewat kreatifitas anggota Gerakan Pramuka, lagu Kelana Rimba diarransement ulang dengan irama reaggae. Alunan musik yang semula mendayu-dayu dan melankolis dipermak ulang dengan ciri khas musik reggae yang rancak. Meskipun ciri khas utama sekaligus kekuatan lagu ini yang terasa syahdu tetap terasakan.

Bagi anggota pramuka yang telah terbiasa mendengarkan versi asli lagu Kelana Rimba atau Berkemah ini, atau bagi yang kurang familiar dengan alunan musik reggae tidak ada salahnya ikut mencoba mendengarkannya. Sedangkan bagi pencinta musik reggae, versi Kelana Rimba ini tentu tidak bisa dilewatkan.

Baca juga :



Lagu Pramuka Kelana Rimba
Lagu Pramuka Kelana Rimba


Untuk mendengarkan alunan lagu Kelana Rimba versi reggae silakan putar video youtube di bawah ini. Klik pada tombol putar (play) yang berupa segitiga di tengah video atau di pojok kiri bawah. Video juga dilengkapi juga dengan teks lirik lagu.


Bagi yang ingin mendengarkan atau bahkan 'kadung jatuh cinta' dengan versi asli dari lagu pramuka Kelana Rimba atau Berkemah, jangan khawatir. Termasuk yang ingin membaca lirik lagu ini secara keseluruhan. Lagu Kelana Rimba dengan arransement asli plus teks lirik lagu dapat disimak di artikel: Lagu Pramuka Berkemah Video, MP3, dan Lirik.

Kakak-kakak dan Adik-adik anggota pramuka, selamat menikmati lagu Kelana Rimba!
Pramukaria. Lambang Saka Dirgantara dan arti kiasan lambangnya. Satuan Karya Pramuka Dirgantara, atau dikenal sebagai Saka Dirgantara, memiliki lambang berbentuk segi lima beraturan dengan masing-masing sisi yang berukuran sama. Lambang Saka Dirgantara yang didominasi warna jingga dengan gambar pesawat dan roket yang sedang terbang tersebut memiliki makna dan arti kiasan. Di samping itu, tentunya ukuran, bentuk, bahan, dan arti yang terkandung dalam lambang tersebut telah diatur dalam peraturan khusus.

Lambang Saka Dirgantara dengan berbagai ketentuan terkait bentuk, bahan, ukuran, dan arti kiasan yang terkandung di dalamnya diatur melalui Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No.151 Tahun 2011 Tentang Petunjuk Penyelenggaran Satuan Karya Pramuka Dirgantara. Pengaturannya secara mendetail dapat disimak dalam Bab IX (LAMBANG, BENDERA, TANDA JABATAN, PAPAN NAMA, DAN STEMPEL) Pasal 1.

Satuan Karya Pramuka Dirgantara sendiri merupakan salah satu diantara 11 Saka Tingkat Nasional yang telah ditetapkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Menilik namanya, dirgantara, Satuan Karya Pramuka ini memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kedirgantaraan kepada para anggotanya, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega. Kedirgantaraan sendiri mengandung arti sebagai segala sesuatu yang berkaitan dengan ruang udara yang terbentang luas di atas permukaan bumi hingga batas yang tak terhingga.

Lambang Saka Dirgantara
Lambang Saka Dirgantara di lengan baju pramuka


Bentuk, Gambar, dan Warna Lambang Saka Dirgantara


Lambang Satuan Karya Pramuka Dirgantara diatur dalam Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No.151 Tahun 2011 Tentang Petunjuk Penyelenggaran Satuan Karya Pramuka Dirgantara, Bab IX Pasal 1. Dalam Bab IX yang berjudul Lambang, Bendera, Tanda Jabatan, Papan Nama, dan Stempel tersebut disebutkan bahwa :

  1. Lambang Saka Dirgantara berbentuk segi lima beraturan. Masing-masing sisi memiliki panjang 5 cm. 
  2. Di dalam lambang terdapat gambar pesawat terbang dan roket, sepasang tunas kelapa, bintang, dan tulisan SAKA DIRGANTARA.
  3. Warna pada gambar dan lambang meliputi :
    1. Warna dasar lambang : Jingga
    2. Gambar pesawat berwarna putih, kuning, dan abu-abu dengan warna dasar hitam yang membentuk sudut lancip ke arah kanan.
    3. Gambar sepasang tunas kelapa berwarna hitam di atas kotak berwarna putih dengan setiap sudutnya yang melengkung. Di atas tunas kelapa terdapat gambar bintang bersudut lima berwarna hitam.
    4. Tulisan Saka Dirgantara berwarna hitam.
    5. Gambar gas pancar roket berwarna merah.
Lambang Saka Dirgantara
Lambang Saka Dirgantara

Arti Kiasan Lambang Saka Dirgantara


  1. Masing-masing gambar dalam lambang Saka Dirgantara memiliki arti kiasan :
    1. Bentuk segi lima mengandung arti falsafah Pancasila.
    2. Warna jingga mengandung arti kemauan mewujudkan cipta dan karsa.
    3. Warna putih mengandung arti penerapan teknologi maju.
    4. Warna hitam mengandung arti wawasan antariksa.
    5. Lambang Tunas Kelapa mengandung arti keberadaan setiap anggota Gerakan Pramuka dalam ikut serta melaksanakan pembangunan kedirgantaraan.
  2. Masing-masing gambar dalam lambang Saka Dirgantara memiliki arti kiasan :
    1. Warna jingga melambangkan kecintaan.
    2. Warna putih melambangkan kesucian.
    3. Warna kuning melambangkan ceria.
    4. Warna abu-abu melambangkan keanggunan.
    5. Warna hitam melambangkan kedewasaan.
    6. Warna merah melambangkan keberanian berkarya.
  3. Secara keseluruhan lambang Saka Dirgantara mengandung arti dengan rasa kedewasaan berarti tulus dan suci anggota Saka Dirgantara mengabdikan diri dengan setia, selalu siap menolong, berani berkarya dengan riang gembira untuk mengembangkan minat dan potensi Dirgantara menjadi kekuatan Nasional sebagai pengamalan Pancasila.

Penggunaan dan Pemakaian Lambang Saka Dirgantara


Lambang Satuan Karya Pramuka Dirgantara dipergunakan, antara lain sebagai tanda pengenal satuan yang dikenakan di pakaian seragam pramuka anggota Saka Dirgantara. Lambang Saka Dirgantara ini terbuat dari bahan kain. Pada Pakaian seragam pramuka dikenakan di lengan baju sebelah kiri, kira-kira 3 cm di bawah jahitan pundak baju.

Lambang juga digunakan dalam bendera Saka Dirgantara. Bendera berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran empat berbanding tiga dan berwarna dasar biru. Di bawah lambang terdapat tulisan SAKA DIRGANTARA berwarna hitam dengan huruf kapital.

Pramukaria. Jika sebelumnya kita hanya mengenal 10 SKK Wajib sekarang jumlah SKK wajib tersebut telah bertambah menjadi 13 jenis. SKK (Syarat Kecakapan Khusus) yang semula hanya diatur dalam Surat Keputusan Kwarnas Nomor : 47 Tahun 1985 tentang Petunjuk Pelaksanaan Tanda Kecakapan Khusus Wajib memang terdiri atas 10 jenis saja. Seiring dengan kemajuan zaman dan guna menunjang Revitalisasi Gerakan Pramuka, SKK Wajib mengalami penambahan berupa tiga buah Tanda Kecakapan Khusus Wajib bidang kesehatan.

Penambahan jumlah jenis Tanda Kecakapan Khusus Wajib yang semula hanya 10 jenis menjadi 13 jenis ini dituangkan dalam Surat Edaran Kwartir Nasional Nomor 0782-00-A tanggal 8 Juli 2013 tentang TKK Wajib.


Daftar 13 SKK Wajib


Berikut ini daftar ke-13 SKK Wajib berdasarkan Surat Keputusan Kwarnas Nomor : 47 Tahun 1985 dan Surat Edaran Kwartir Nasional Nomor 0782-00-A tanggal 8 Juli 2013.

  1. SKK Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
    Selengkapnya baca : TKK Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
  2. SKK Pengatur Rumah
    Selengkapnya baca : TKK Pengatur Rumah
  3. SKK Pengamat
    Selengkapnya baca : TKK Pengamat
  4. SKK Pengaman Kampung/Desa
    Selengkapnya baca : TKK Pengaman Kampung/Desa
  5. SKK Juru Kebun
    Selengkapnya baca : TKK Juru Kebun
  6. SKK Juru Masak
    Selengkapnya baca : TKK Juru Masak
  7. SKK Gerak Jalan
    Selengkapnya baca : TKK Gerak Jalan
  8. SKK Menjahit
    Selengkapnya baca : TKK Menjahit
  9. SKK Berkemah
    Selengkapnya baca : TKK Berkemah
  10. SKK Penabung
    Selengkapnya baca : TKK Penabung
  11. SKK Perilaku Hidup Sehat dan Bersih
    Selengkapnya baca : TKK Perilaku Hidup Sehat dan Bersih
  12. SKK Imunisasi
    Selengkapnya baca : TKK Imunisasi
  13. SKK Reproduksi Sehat Remaja
    Selengkapnya baca : TKK Reproduksi Sehat Remaja
Pencapaian Tanda Kecakapan Khusus Wajib ini biasanya terkait dengan salah satu syarat dalam SKU Pramuka Garuda. Dalam salah satu syaratnya, seorang calon Pramuka Garuda harus memiliki sedikitnya 10 macam TKK yang 5 diantaranya merupakan SKK Wajib.